FILOSOFIS LAMBANG

UnICoM

Untitled-4

  1. Merupakan singkatan dari Universal Communication yang berarti Komunikasi secara Universal, umum, menyeluruh, meliputi Komunikasi Intra Personal, Komunikasi Interpersonal, Komunikasi Kelompok, Komunikasi Massa, baik komunikasi antar manusia, manusia dengan lingkungan termasuk dengan situasi dan kondisinya. Termasuk juga meliputi komunikasi jasmani, akal pikir dan ruhani.
  2. Melihat keunikan huruf-hurufnya, U huruf besar, n huruf kecil, I huruf besar, C huruf besar, o huruf kecil dan M huruf besar, maka apabila dibaca menjadi You  and I See on Me, yang diterjemahkan ”Kamu dan Saya melihat AKU”. Berangkat dari kata-kata mutiara ”Barang siapa mengenal dirinya, dia akan mengenal Tuhannya”. You and I See on Me berarti Kamu dan Saya sama-sama melihat ke dalam diri yang terdalam, dan kita akan  bertemu dengan Tuhan.
  3. Antara U (You) dan M (Me), antara kamu dan saya, titik tengah komunikasi adalah IC atau singkatan dari Intrapersonal Communication & Interpersonal Communication.
  4. Dan titik tengah komunikasi interpersonal antara U (You) dan M (Me) adalah IC atau I See, Saya Paham. Apapun simbol bahasa yang dipakai di dalam  komunikasi, yang penting adalah sama-sama paham dan mengerti.
  5. UnICoM juga bisa berarti singkatan Unique Community, di dalam UnICoM berkumpul personal-personal yang memiliki keunikan atau kelebihan masing- masing yang jarang di miliki oleh orang lain. Harapannya dengan ditopang  keahlian masing-masing itu, akan lebih meningkatkan pelayanan kepada klien.

 

Gambar Dua Burung Terbang

  1. Di seluruh paham keruhanian, di semua religi yang membicarakan tentang masalah ruh atau jiwa, mayoritas menggunakan lambang burung sebagai simbol jiwa.
  2. Dua burung yang terbang melambangkan jiwa hidup yang sedang berkomunikasi.
  3. Yang sebenarnya mampu berkomunikasi bukanlah jasmani yang mati atau akal pikir yang memiliki sifat hidup, melainkan jiwa yang hiduplah yang mampu berkomunikasi.
  4. Dari hal di atas, maka motto UnICoM adalah ”…maka berbicaralah dengan jiwa…”
  5. Barang siapa berbicara dengan jasmani, yang menerima adalah jasmani. Barang Siapa berbicara dengan akal pikir, yang menerima adalah juga akal pikir dan barang siapa berbicara dengan jiwa, maka yang akan menerima adalah jiwa.

    Founder UnICoM bersama patung tokoh besar di kota Naisabur-Iran, Farududdin Attar, sang penjual minyak wangi, Ulama Tasawuf, penulis kitab Mantiquthoir 'Musyawarah Burung'-Bird Parliament & Tadzrikatul Auliya Warisan Para Auliya, yg menjadi sumber lambang simbol UnICoM, Burung sebagai lambang jiwa..."Maka Berbicaralah dg Jiwa..." (UnICoM)

    Founder UnICoM bersama patung tokoh besar di kota Naisabur-Iran, Farududdin Attar, sang penjual minyak wangi, Ulama Tasawuf, penulis kitab Mantiquthoir ‘Musyawarah Burung’-Bird Parliament & Tadzrikatul Auliya Warisan Para Auliya, yg menjadi sumber lambang simbol UnICoM, Burung sebagai lambang jiwa…”Maka Berbicaralah dg Jiwa…” (UnICoM)